“I can’t be cured from you” dan “take me away to love me more”, adalah statement yang cukup kuat untuk mengungkapkan ketergantungan akut dalam perasaan ambang silang sengkarut pada bait-bait berima dari “Twisted Neurons” tentang tumpukan ekspektasi dalam sebuah hubungan. Single terbaru Kynya bernuansa shoegaze ini berusaha mengurai emosi campur aduk yang sering dialami generasi muda.
Ada kah hal lain selain dirinya yang selalu menjadi candu dan penyembuh menjadi masalah yang berkelindan dalam sebuah cinta yang ada di ambang batas sehat. Sebagai salah satu generasi muda yang banyak mengalami perasaan tersebut, Kynya Arrazzaqu atau yang lebih familiar dipanggil KYNYA, meresponnya dengan merilis sebuah karya musik dalam bentuk single terbaru yang berjudul “Twisted Neurons” pada tanggal 9 Agustus 2024.
Single yang diproduseri juga oleh Ardhito Pramono ini menceritakan tentang perjuangan dari setiap Individu yang ingin hidup dengan berbagai macam harapan berlebih dari orang-orang di sekitarnya. Ada kalanya Individu ini hanya ingin mengetahui bagaimana rasanya hidup, sementara orang lain menumpuk ekspektasi dan keinginan lain.
Lagu ini didasarkan pada apa yang diyakini dan dirasakan banyak orang, “Aku hanya ingin sesederhana dimana aku bisa bangun tidur dan menjalani hariku dengan tempo yang aku inginkan,” ungkap musisi muda yang telah merilis tiga single sebelumnya pada tahun lalu. “Twisted Neurons” merupakan single terbaru KYNYA yang menjadi pembuka dari perjalanan menuju album terbarunya yang akan dirilis pada akhir tahun ini.Single ini terasa berbeda dari segi aransemen dan genre. “Twisted Neurons” memiliki aura yang lebih gelap dengan sentuhan shoegaze, sementara single terakhir saya lebih condong ke arah nuansa swing. “Saat pertama kali mendengarnya, kalian dapat mengetahui bahwa ini akan sangat berbeda dari single terakhirku,” jelas musisi kelahiran 2007 ini.
(Agung Setiawan)








